portrait-happy-boy-smiling.webp

Setiap orang tua pasti berharap si kecil lahir sehat dan tumbuh sempurna. Namun, ada kondisibawaan lahir yang cukup sering terjadi, yaitu bibir sumbing (cleft lip) dan langit-langitsumbing (cleft palate). Kondisi ini membuat adanya celah pada bibir atas atau langit-langitmulut, dan terkadang bisa terjadi bersamaan.

Walau terdengar menakutkan, Bunda dan Ayah tidak perlu merasa bersalah. Penyebabkondisi ini biasanya merupakan kombinasi faktor genetik dan lingkungan, misalnyakekurangan asam folat saat hamil, paparan obat tertentu, atau faktor lain yang tidak bisasepenuhnya dicegah. Kondisi ini sudah terbentuk sejak bayi masih dalam kandungan, tepatnya di trimester pertama kehamilan.

Apa Dampaknya bagi Anak?

Anak dengan bibir sumbing atau langit-langit sumbing bisa mengalami beberapa tantangan, seperti:

β€’ Kesulitan menyusu atau makan.
β€’ Gangguan bicara dan pendengaran.
β€’ Rasa minder atau masalah sosial saat tumbuh besar, bila tidak segera ditangani.

Namun, kabar baiknya: bibir sumbing dan langit-langit sumbing bisa diobati.

Bagaimana Penanganannya?

Perawatan biasanya dimulai dengan operasi bibir sebelum anak berusia 1 tahun. Setelah itu, anak mungkin memerlukan operasi lanjutan, terapi wicara, serta perawatan gigi dan ortodontihingga usia remaja. Jadi, ini adalah perjalanan panjang yang perlu didampingi dengan penuhkasih sayang.

Peran Orang Tua Sangat Besar

Di balik setiap langkah medis, dukungan orang tua adalah kunci. Deteksi dini, perhatianpenuh, serta dukungan emosional akan sangat membantu si kecil tumbuh percaya diri. Konsultasi rutin dengan dokter spesialis juga penting agar perawatan berjalan sesuaikebutuhan anak.

🌸 Kesimpulan

Bibir sumbing dan langit-langit sumbing bukan akhir dari segalanya. Dengan penangananmedis yang tepat dan dukungan penuh keluarga, anak tetap bisa tumbuh sehat, ceria, dan percaya diri.

πŸ‘‰ Jika Bunda dan Ayah ingin tahu lebih banyak tentang perawatan bibir sumbing & langit-langit sumbing, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter spesialis di RSIA Kendangsari. Kami siap mendampingi setiap langkah perjalanan si kecil menuju senyumanterbaiknya.

✨ Karena setiap senyum anak adalah kebahagiaan terbesar bagi keluarga.


9540086.webp

Kehilangan kehamilan tentu menjadi hal yang sangat ditakuti setiap ibu hamil. Keguguranadalah kondisi berhentinya kehamilan sebelum usia 20 minggu. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari kelainan kromosom, infeksi, gangguan hormon, masalah pada rahim, hingga gayahidup yang kurang sehat.

Meski seringkali penyebab pasti tidak bisa diidentifikasi, penting bagi Bunda untukmengenali tanda-tandanya sejak awal agar bisa segera mendapatkan pertolongan.

🚨 Siapa yang Berisiko Lebih Tinggi?

Seorang wanita memiliki risiko lebih tinggi mengalami keguguran jika:

β€’ Usia lebih dari 35 tahun
β€’ Memiliki penyakit tertentu (seperti diabetes, gangguan tiroid)
β€’ Pernah mengalami keguguran berulang (>3 kali)
β€’ Obesitas
β€’ Perokok aktif maupun pasif
β€’ Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang

πŸ”Ž Tanda-Tanda Keguguran

Keguguran bisa dibagi menjadi dua kondisi:

πŸ‘‰ Keguguran yang masih bisa dipertahankan:

β€’ Perdarahan ringan atau sedang
β€’ Kram perut bawah atau nyeri punggung
β€’ Mulut rahim masih tertutup
β€’ Hasil USG menunjukkan janin masih utuh

πŸ‘‰ Keguguran yang tidak bisa dipertahankan:

β€’ Perdarahan banyak, kadang disertai gumpalan darah
β€’ Kram perut bawah hebat
β€’ Mulut rahim mulai terbuka
β€’ Keluar jaringan/gumpalan darah dari vagina
β€’ USG menunjukkan janin tidak dapat dipertahankan

Jika Bunda mengalami gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter kandungan untukmendapatkan penanganan yang tepat.

🌱 Cara Mencegah Keguguran

Tidak semua keguguran bisa dicegah, tetapi Bunda bisa menurunkan risikonya denganmenjaga kesehatan sejak awal kehamilan:

1. Terapkan gaya hidup sehat (olahraga ringan, makan bergizi, tidur cukup, dan kelolastres).
2. Cukupi kebutuhan cairan harian.
3. Konsumsi vitamin hamil sesuai anjuran dokter.
4. Hindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang.
5. Batasi kafein.
6. Waspadai paparan radiasi, bahan kimia, dan penyakit menular.
7. Rutin kontrol ke dokter kandungan.
8. Segera obati infeksi bila ada keluhan.

πŸ’– Ingat, Bunda Tidak Sendiri

Mengalami perdarahan atau kram saat hamil bisa membuat panik, tetapi jangan menundauntuk mencari pertolongan medis. Semakin cepat diperiksa, semakin besar peluangkehamilan bisa dipertahankan.

πŸ‘‰ Yuk, jadwalkan pemeriksaan rutin di RSIA Kendangsari.
Tim dokter kandungan kami siap mendampingi Bunda dengan penuh perhatian, agar perjalanan kehamilan lebih sehat dan tenang.

✨ Karena setiap detik bersama buah hati dalam kandungan sangatlah berharga.


3415150.webp

Banyak ibu menyusui sering bertanya: β€œKalau saya sakit, bolehkah minum obat? Aman tidakuntuk bayi?”
Jawabannya: sebagian besar obat aman dikonsumsi saat menyusui, karena hanya masukke ASI dalam jumlah sangat kecil. Namun, pemilihan obat tetap harus hati-hati dan sebaiknyasesuai arahan dokter.

βœ… Obat yang Umumnya Aman

Beberapa obat sehari-hari terbukti aman untuk ibu menyusui, di antaranya:

β€’ Parasetamol & Ibuprofen β†’ aman untuk meredakan nyeri dan demam.
β€’ Antibiotik golongan penisilin & sefalosporin β†’ umumnya aman, meski bayiprematur perlu pengawasan khusus.
β€’ Obat psikiatri tertentu (misalnya sertraline, paroxetine) β†’ sering dipilih karenaprofil keamanannya baik.

⚠️ Obat yang Sebaiknya Dihindari

Meski banyak yang aman, ada juga obat yang berisiko:

β€’ Pseudoephedrine, estrogen, diuretik β†’ bisa menurunkan produksi ASI.
β€’ Obat kemoterapi (methotrexate, cyclosporine) β†’ berbahaya untuk bayi.
β€’ Obat batuk/flu dengan kodein atau antihistamin sedatif β†’ bisa bikin bayimengantuk atau rewel.

πŸ“ Tips Aman Minum Obat Saat Menyusui

β€’ Konsultasi dulu dengan dokter atau konselor laktasi.
β€’ Gunakan dosis efektif paling rendah.
β€’ Minum obat setelah menyusui, supaya kadar obat menurun sebelum sesi berikutnya.
β€’ Perhatikan reaksi bayi (kantuk, rewel, diare).
β€’ Tidak perlu buru-buru β€œpump and dump” bila obat yang dipakai aman.

🌷 Kesimpulan

Ibu menyusui tidak harus berhenti memberi ASI hanya karena minum obat. Denganpemilihan obat yang tepat dan arahan dokter, Bunda bisa tetap sehat tanpa mengganggutumbuh kembang si kecil.

πŸ‘‰ Jika Bunda sedang menyusui dan harus mengonsumsi obat, jangan ragu konsultasi kedokter. Tim RSIA Kendangsari siap mendampingi Bunda memilih obat yang aman, agar kesehatan tetap terjaga dan si kecil terus mendapat ASI terbaiknya.

✨ Karena ibu yang sehat, adalah kebaikan untuk buah hati juga.


WhatsApp-Image-2025-08-11-at-16.21.42.webp

mo
Kabar gembira untuk Ayah Bunda.
Sudah tahu belum kalau Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) atau Flu Singapura sekarang sudah Ada vaksinnya loh…

Vaksin HFMD bisa diberikan untuk anak usia 6 bulan sampai 3 tahun dengan 2x dosis pemberian (jarak 1 bulan).

Dapatkan harga spesial vaksin HFMD di RSIA Kendangsari selama pemesanan di bulan Agustus
Yuk Ayah Bunda segera lakukan reservasi atau booking lebih dulu setelah berkonsultasi dengan dokter anak di RSIA Kendangsari.

Ayo lindungi buah hati tercinta dari risiko HFMD dengan VAKSIN

Informasi selengkapnya dapat menghubungi Layanan Pelanggan kami di nomor
πŸ“±082257251113
☎(031)8437200/8436200

#rsia
#rsiakendangsari
#rumahsakitibudananak
#rsiasurabaya
#flusingapura
#hfmd
#virus
#promo




Hubungi Kami


Kontak

031 8347200 / 031 8436200
082257251113


Lokasi Kami

Jl. Raya Kendangsari 38 Surabaya
Jawa Timur




Subscribe


Mendaftarlah ke buletin RSIA Kendangsari untuk menerima semua berita dan diskon dari RSIA Kendangsari Surabaya





    Social Media


    Instagram

    @rsiakendangsari


    Youtube

    Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendangsari


    Facebook

    @rsiakendangsarisurabaya




    Copyright by RSIA Kendangsari 2024. All rights reserved.



    Copyright by RSIA KendangsariΒ  2024. All rights reserved.