Setiap ibu hamil tentunya mengharapkan calon buah hatinya tumbuh sehat sejak dalam kandungan.
Tahukah Bunda, dengan perkembangan ilmu kedokteran saat ini, kelainan genetik anak dapat dideteksi sejak dalam rahim melalui pemeriksaan NIPT (Non Invasive Prenatal Testing).
Prosedur pemeriksaan ini menggunakan sampel darah ibu sehingga tidak membahayakan janin. NIPT biasanyaΒ dilakukan pada trimester pertama yaitu sejak usia kehamilan 10β14 minggu
Dapatkan promo FREE GIFT setiap pemeriksaan NIPT di RSIA Kendangsari selama bulan Juli 2025
Yuk Bunda yang sedang hamil jangan tunda lagi untuk periksa NIPT sekarang juga.
Informasi selengkapnya dapat menghubungi Layanan Pelanggan kami di nomor
π±082257251113
β (031) 8437200/8436200
#rsiakspromo
Kabar gembira untuk Ayah Bunda.
Sudah tahu belum kalau Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) atau Flu Singapura sekarang sudah Ada vaksinnya loh…
Vaksin HFMD bisa diberikan untuk anak usia 6 bulan sampai 3 tahun dengan 2x dosis pemberian (jarak 1 bulan).
Dapatkan harga spesial vaksin HFMD di RSIA Kendangsari selama pemesanan di bulan Juni
Yuk Ayah Bunda segera lakukan reservasi atau booking lebih dulu setelah berkonsultasi dengan dokter anak di RSIA Kendangsari.
Ayo lindungi buah hati tercinta dari risiko HFMD dengan VAKSIN
Informasi selengkapnya dapat menghubungi Layanan Pelanggan kami di nomor
π±082257251113
β(031)8437200/8436200
#rsiakspromo
Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian utama wanita di Indonesia. Women’s Wellness Program RSIA Kendangsari hadir agar setiap wanita bebas dari kekhawatiran risiko kanker serviks.
Promo Juni Bikin Happy RSIA Kendangsari menghadirkan harga spesial untuk Paket Vaksin Kanker Serviks Gardasil 9
Tunggu apa lagi? Yuk daftar sekarang!
Informasi selengkapnya dapat menghubungi Layanan Pelanggan kami di nomor:
β (031) 8437200/8436200
π± 082257251113
Pneumonia atau radang paru-paru merupakan infeksi virus, bakteri atau pun jamur. Gangguan kesehatan ini dapat menyebabkan batuk berdahak atau bernanah, demam dan menggigil hingga kesulitan bernafas
Yuk Ayah Bunda lengkapi vaksin Si Kecil dengan vaksin pneumonia untuk memberikan perlindungan dari risiko penyakit Pneumonia
Informasi selengkapnya dapat menghubungi Layanan Pelanggan kami di nomor
π±082257251113
β(031)8437200/8436200
Cegah Pneumonia dengan Vaksin PCV 15 sekarang juga!
Infeksi Saluran Kencing (ISK) pada anak adalah kondisi medis yang tidak boleh dianggap sepele. ISK terjadi ketika bakteri tumbuh di saluran kencing yang seharusnya steril. Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan ginjal permanen.
Menurut dr. Rulik Rufiati, Sp.A, ISK dapat menyerang bagian bawah (uretra dan kandung kemih) atau bagian atas (ureter dan ginjal). Perbedaan lokasi infeksi ini akan memengaruhi gejala yang muncul dan tingkat keparahannya.
Rasa tidak nyaman atau takut saat berkemih (pada bayi terlihat dari rewel/menangis)
2. ISK Bagian Atas
Gejala lebih serius dan sistemik, seperti:
Demam tinggi yang naik turun
Mual, muntah, dan dehidrasi
Tampak lemas dan tidak nafsu makan
Jika anak mengalami demam berulang, muntah, atau terlihat sangat lemas, segera bawa ke dokter anak untuk evaluasi dan pengobatan.
πΆ Faktor Risiko dan Pencegahan
π Anak Laki-laki: Fimosis
Fimosis (kulit kulup yang menyempit) dapat menyebabkan kotoran menumpuk dan memicu ISK. Jika infeksi berulang terjadi, pertimbangkan sunat (sirkumsisi), yang aman dilakukan sejak bayi dan memudahkan kebersihan area genital.
π Anak Perempuan: Uretra Lebih Pendek
Secara anatomi, uretra perempuan lebih pendek dan dekat ke anus, memudahkan masuknya bakteri. Oleh karena itu, pembersihan area kelamin dengan benar sangat penting.
β Tips Pencegahan Harian:
Bersihkan dari depan ke belakang, bukan sebaliknya
Gunakan air mengalir, hindari sabun berpewangi/tisu basah
Ganti popok maksimal setiap 3 jam
Mulai toilet training sejak usia 1.5β2 tahun
Pastikan anak cukup minum air putih
Edukasi pengasuh tentang kebersihan pribadi anak
π Pengobatan dan Risiko Komplikasi
ISK biasanya ditangani dengan antibiotik selama 7β10 hari. Penting untuk menyelesaikan seluruh resep, bahkan jika gejala sudah membaik, agar bakteri benar-benar hilang dan tidak kebal terhadap obat.
Jika kondisi anak parah (demam tinggi, muntah, dehidrasi), rawat inap mungkin diperlukan untuk pemberian cairan infus dan pemantauan intensif.
π§ Komplikasi serius dari ISK yang tidak ditangani:
Scar ginjal (kerusakan jaringan ginjal)
Hipertensi
Gagal ginjal kronis di masa depan
π§ Peran Nutrisi dan Cairan
Anak yang bergizi baik dan cukup minum akan pulih lebih cepat. Untuk bayi, ASI memberikan perlindungan imunologis tambahan, tapi pastikan jumlah yang dikonsumsi mencukupi. Status gizi dan hidrasi yang baik adalah fondasi utama pemulihan.
π FAQ: Tanya Jawab Seputar ISK pada Anak
1. Apakah ISK pada bayi bisa sembuh total?
Ya, dengan pengobatan tepat dan pencegahan berulangnya infeksi, ISK dapat sembuh total tanpa komplikasi.
2. Kapan anak perlu rawat inap karena ISK?
Jika anak mengalami demam tinggi, muntah hebat, dehidrasi, atau tidak dapat minum dengan baik.
3. Apakah sunat wajib untuk mencegah ISK?
Tidak wajib, tapi sangat direkomendasikan jika anak laki-laki sering mengalami ISK berulang akibat fimosis.
4. Bolehkah menggunakan tisu basah untuk membersihkan anak?
Sebisa mungkin hindari tisu basah, terutama yang berpewangi, karena dapat mengiritasi kulit dan mengganggu flora normal.
π£ Konsultasikan Segera Jika Anak Anda Mengalami Gejala ISK
Jangan tunda untuk memeriksakan anak Anda jika menunjukkan tanda-tanda ISK. Semakin cepat diobati, semakin kecil risiko komplikasi.
Masalah kesuburan sering dianggap sebagai isu wanita. Padahal, pria berkontribusi hingga 50% dari total kasus infertilitas. Oleh karena itu, memahami dan menjaga kesehatan reproduksi pria sama pentingnya dalam upaya pasangan untuk memiliki anak.
Menurut dr. Bella Amanda, dokter spesialis andrologi, sekitar 30% kasus infertilitas disebabkan sepenuhnya oleh faktor pria, sementara sisanya melibatkan kombinasi faktor pria dan wanita. Ini menjadi dasar pentingnya pria turut serta aktif dalam proses evaluasi kesuburan.
π§ͺ Bagaimana Cara Menilai Kesuburan Pria?
1. Analisis Sperma
Merupakan tes utama yang dilakukan untuk menilai kualitas dan kuantitas sperma. Pemeriksaan ini meliputi:
Jumlah (konsentrasi) sperma
Pergerakan sperma (motilitas)
Bentuk normal sperma (morfologi)
2. Pemeriksaan Fisik & Riwayat Medis
Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengevaluasi riwayat medis untuk mendeteksi kondisi yang mungkin memengaruhi kesuburan, seperti varikokel, infeksi, atau kelainan hormon.
β οΈ Syarat Sebelum Analisis Sperma
Agar hasil tes akurat, beberapa hal perlu diperhatikan:
Abstinensia: Tidak ejakulasi minimal 2 hari, maksimal 7 hari sebelum tes.
Kondisi tubuh fit: Hindari tes saat sakit (demam, flu).
Istirahat cukup: Kurang tidur bisa memengaruhi kualitas sperma.
Hasil bisa berfluktuasi, sehingga disarankan mengulang tes 2β3 kali dengan jeda minimal satu bulan, agar didapatkan hasil yang representatif.
π₯ Cara Meningkatkan Kualitas Sperma
π‘ Perubahan Gaya Hidup Positif:
Konsumsi makanan kaya antioksidan: Buah-buahan, sayur hijau, kacang-kacangan
Hindari makanan berlemak tinggi dan olahan
Turunkan berat badan jika obesitas (Indeks Massa Tubuh penting!)
Rutin olahraga ringan: Jalan kaki 30 menit, 3β5 kali per minggu
π« Hindari Kebiasaan yang Merusak:
Celana terlalu ketat: Meningkatkan suhu testis, menurunkan produksi sperma
Rokok, alkohol, dan narkoba: Merusak kualitas sperma
“Obat kuat” tanpa resep: Bisa berbahaya, terutama bagi jantung
Obat herbal/jamu tidak terstandar: Dosis dan isi sering tak jelas
π§ Mitos vs Fakta Tentang Kesuburan Pria
β Mitos: Pria subur seumur hidup
β Fakta: Kualitas sperma menurun seiring usia dan gaya hidup
β Mitos: Celana ketat hanya soal kenyamanan
β Fakta: Suhu testis yang tinggi bisa menurunkan produksi sperma
β Mitos: Obat kuat bisa menyuburkan
β Fakta: Obat kuat bukan untuk meningkatkan kesuburan, dan bisa berbahaya jika dikonsumsi sembarangan
π FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Kesuburan Pria
1. Apakah analisis sperma sakit atau memalukan?
Tidak. Prosedur ini bersifat pribadi dan aman, dilakukan di ruang khusus dengan privasi terjaga.
2. Berapa kali saya harus tes sperma?
Idealnya 2β3 kali dengan jeda 1 bulan untuk hasil yang lebih akurat.
3. Kapan harus konsultasi ke dokter androlog?
Jika sudah menikah >1 tahun dan belum ada kehamilan, atau punya riwayat gangguan ereksi, varikokel, infeksi kelamin, atau gaya hidup tidak sehat.
4. Apa saya harus minum suplemen?
Tidak selalu. Dokter akan merekomendasikan suplemen atau pengobatan berdasarkan hasil evaluasi dan kebutuhan individu.
π£ Ayo Periksa Kesehatan Sperma Anda Hari Ini
Menunda evaluasi kesuburan hanya akan memperpanjang proses kehamilan. Dengan pemeriksaan sederhana seperti analisis sperma, Anda bisa mengambil langkah pertama yang tepat.
π¬ Konsultasi dengan Dokter Androlog
RSIA Kendangsari menyediakan layanan pemeriksaan dan konsultasi kesuburan pria bersama dr. Bella Amanda, Sp.And