Menjelang hari persalinan, ibu hamil perlu mengenali tanda-tanda akan melahirkan. Dengan mengetahui tanda ini, ibu tidak akan terlambat ke rumah sakit. Berikut adalah 7 tanda akan melahirkan yang wajib dikenali.
1. Kontraksi Teratur dan Semakin Kuat
Kontraksi persalinan terasa seperti kram perut yang datang secara ritmis. Bedakan dengan kontraksi palsu yang tidak teratur dan hilang saat istirahat. Jika kontraksi terjadi setiap 5-10 menit, segera ke rumah sakit.
2. Pecah Ketuban
Pecah ketuban ditandai dengan keluarnya cairan dari vagina secara tiba-tiba. Cairan ketuban tidak berbau dan tidak bisa ditahan oleh ibu. Segera ke rumah sakit meskipun belum ada kontraksi untuk mencegah infeksi.
3. Keluarnya Lendir Darah (Bloody Show)
Beberapa hari sebelum persalinan, sumbat lendir di leher rahim akan keluar. Lendir ini bercampur sedikit darah berwarna merah muda atau coklat. Ini menandakan leher rahim mulai membuka untuk persalinan.
4. Nyeri Punggung Bawah yang Intens
Banyak ibu merasakan nyeri punggung bawah yang sangat mengganggu menjelang persalinan. Rasa nyeri datang secara ritmis seiring dengan kontraksi. Posisi bayi yang sudah turun ke panggul menekan saraf punggung.
5. Bayi Turun ke Panggul (Lightening)
Kepala bayi akan turun ke panggul sekitar 2-4 minggu sebelum persalinan. Ibu akan merasa napas lebih lega karena tekanan pada diafragma berkurang. Namun, tekanan ke kandung kemih bertambah sehingga sering buang air kecil.
6. Leher Rahim Mulai Membuka
Pembukaan leher rahim hanya bisa diperiksa oleh dokter atau bidan saat pemeriksaan dalam. Pemeriksaan rutin di akhir kehamilan sangat penting untuk memantau perkembangan. Segera ke rumah sakit jika pembukaan sudah mencapai 4 cm atau lebih.
7. Diare atau Mual Menjelang Persalinan
Beberapa ibu mengalami diare atau mual menjelang persalinan sebagai respons alami tubuh. Tubuh ingin mengosongkan usus untuk memberikan energi maksimal saat melahirkan. Jika diare disertai tanda lain, kemungkinan persalinan sudah dekat.



